Custom Search

Jumat, 03 Agustus 2012

Kesalahan Berbisnis Bagi Pemula

Kesalahan dalam berbisnis memang hal wajar terutama bagi pemula. Ada banyak kesalahan berbisnis bagi pemula yang dapat Anda pelajari di artikel ini dengan tujuan bisnis yang akan Anda bangun sesuai dengan harapan Anda.


1. Kaya ide, miskin keberanian.
Resep sukses para pebisnis adalah tidak ragu dalam memulai ide usaha. Setelah cocok dengan satu ide usaha, maka lakukanlah. Jika ditunda maka kesempatan akan hilang. Jangan khawatir soal keterampilan yang diperlukan. Jika ada niat, maka anda akan terampil dalam usaha itu dengan sendirinya.
- Setiap pekerjaan yang dilakukan jika diawali dengan rasa takut maka perkerjaan itu hanya akan sia-sia, jauh dari harapan. -

2. Bingung menentukan usaha yang akan dijalani.
Jika anda kreatif bisa jadi anda bisa menjual limbah kertas koran menjadi barang berharga yang bisa diekspor seperti Lucy Gani Wijaya dari Yogyakarta.


3. Kurang memiliki "modal" sebagai entrepreneur.
Modal di sini menurut Purdi E. Chandra adalah berani mimpi, berani mencoba, berani merantau, berani sukses dan berani gagal. Kesuksesan dan kegagalan usaha adalah pelajaran berharga buat enterpreuner.


4. Beranggapan bahwa kompetisi itu tidak ada.
Bahkan jika Anda memiliki pendekatan yang terbaru dan terbaik yang belum pernah dilakukan sebelumnya, jangan berasumsi bahwa Anda pasti tidak akan memiliki pesaing. Kompetisi lebih dari sekedar persaingan secara langsung dan sederet pesaing yang kasat mata. Persaingan juga bisa berupa pilihan alternatif yang tersedia selain produk atau jasa Anda.

Hal lain apakah yang para konsumen bisa lakukan jika mereka tidak memilih produk atau jasa Anda? Apakah mungkin mereka tidak melakukan apa-apa? Pelanggan pastinya selalu memiliki banyak pilihan untuk menggunakan yang lainnya. Ini juga harus dianggap sebagai salah satu ancaman pesaing yang serius.


5. Ingin cepat mengharapkan hasil.
Keberhasilan yang terjadi secara mendadak sebenarnya membutuhkan waktu 15-20 tahun untuk dicapai. Jika Anda berusaha hanya untuk menjadi kaya secara secara cepat hanya dalam waktu semalam, Anda hanya akan menjadi putus asa dan menyerah dengan lebih cepat dalam meraih impian Anda. Ketahui bahwa keberhasilan itu dicapai dengan susah payah dan memerlukan waktu.

Dibutuhkan pula keteguhan hati dan keberuntungan dalam jumlah tertentu. Berikan usaha Anda waktu untuk berkembang. Hanya jika usaha Anda mengalami kemandekan untuk jangka waktu yang lama, mungkin sudah saatnya Anda mempertimbangkan sebuah usaha lain yang baru dan lebih menjanjikan. Jangan berharap terlalu cepat untuk mengharapkan hasil dari usaha yang baru dirintis. Hasilnya mungkin baru dapat kita rasakan beberapa waktu yang akan datang.


6. Menjadi pemimpin yang lemah.
Keberhasilan perusahaan Anda tergantung pada kemampuan Anda menjadi pimpinan yang kuat dan efektif. Hal ini bukan berarti Anda harus menjadi seorang pemimpin otoriter dan tidak juga berarti Anda harus menjadi teman semua orang. Seorang pemimpin yang baik menetapkan tujuan dan cara bagi perusahaan, mengkomunikasikannya secara terus menerus dan menginspirasi timnya untuk meraih keberhasilan tersebut.


7. Berfokus pada bisnis setiap waktu.
Banyak pengusaha berfokus penuh pada kehidupan bisnis mereka daripada kehidupan pribadi. Akibatnya kedua-duanya akan menderita. Tidak ada keraguan bahwa usaha membutuhkan perhatian serta usaha penuh dari Anda tetapi hanya dalam jangka pendek.

Seperti layaknya seorang atlet profesional, selain berusaha keras untuk menjadi unggul pada saat berlaga dalam pertandingan, Anda harus menjalani program pelatihan yang bagus dan memadai. Anda harus menjalani diet yang tepat, beristirahat yang cukup, dan rehat di saat yang diperlukan. Cobalah untuk menyeimbangkan kehidupan pribadi dan bisnis Anda dan Anda akan berprestasi di kedua bidang itu.


8. Memotong harga.
Sering hal pertama yang dilakukan para entrepreneur saat bisnis mereka mengalami kesulitan ialah dengan mencoba melakukan diferensiasi harga. Harga yang lebih rendah berarti lebih banyak pembeli, bukan? Salah! Sebagian besar pembeli ingin membeli barang-barang yang lebih mahal karena memiliki kualitas yang lebih baik atau tingkat kenyamanan yang lebih tinggi.

Selama saat-saat sulit, biasanya kenaikan harga, diiringi dengan perbaikan dalam kualitas atau kenyamanan dapat membuat pelanggan menjadi terdorong. Pemotongan harga merupakan permainan yang berbahaya. Pada beberapa titik, Anda harus melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri agar tetap menekan harga.
- kualitas suatu produk berbanding lurus dengan harga -

9. Tidak memiliki strategi rencana pemasaran dan penjualan.
Dengan rencana pemasaran anda dapat memfokuskan sasaran produk atau jasa yang ingin anda jual. Sedangkan rencana penjualan adalah peta nyata mengenai gambaran dari mana hasil penjualan datang, bagaimana caranya dan dari siapa. Dengan strategi ini usaha jadi bisa dikendalikan sesuai tujuan kita.


10. Tidak mengenali konsumen.
Apakah kita sudah cukup mengenali pelanggan produk atau jasa kita? Pebisnis yang baik harus tahu apa keinginan konsumen saat ini dan mendatang, bagaimana pola beli dan bagaimana konsumen memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Dengan pengetahuan ini anda bisa berinovasi dan membuat produk yang bersaing.


11. Mencampur adukkan modal usaha dan keuntungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ingatlah, kita harus membuat kas keuangan yang cukup baik walau sifatnya mungkin masih sederhana. Jangan lantas menggunakan modal dan keuntungan hasil usaha untuk kebutuhan kita sehari-hari. Jika anda terpaksa mengambil dari kas, maka anggaplah itu pinjaman yang harus segera dilunasi.


12. Senang berbisnis sendiri.
Jika anda memiliki niat mulia untuk membuka lapangan pekerjaan, kenapa tidak berani membayar tenaga orang untuk mengerjakan sebagian tanggung jawab anda jika usaha anda mulai berkembang? Hal ini menguntungkan karena anda bisa memikirkan memperluas bidang usaha dengan ide-ide anda yang lain tanpa terbebani secara teknis bisnis yang sudah anda mulai lebih dulu.


13. Kurang sungguh-sungguh dalam berbisnis.
Hasil yang anda terima sepadan dengan usaha yang telah anda berikan. Nah, jangan harap hasil yang anda terima akan besar jika anda mengerjakan bisnis anda dengan setengah hati. Kesungguhan adalah salah satu kunci kesuksesan.


14. Mencoba untuk melakukan semua hal sendirian
Kesalahan terbesar yang dibuat entrepreneur ialah memercayai bahwa mereka dapat melakukan semua hal sendiri. Sementara seorang entrepreneur dapat melakukan sebagian besar hal sendiri, mereka melakukan banyak hal dengan kualitas yang kurang memadai.

Seperti juga orang lain, seorang entrepreneur memiliki satu atau dua bakat yang diberikan oleh Tuhan. Sebagai seorang entrepreneur justru itulah pekerjaan Anda: mengenali sedikit hal yang dapat Anda lakukan dengan lebih baik dari orang lain dan lakukanlah dengan sepenuh hati dan tenaga. Jika Anda merasa lemah dan membutuhkan dukungan, dapatkan sebuah lingkungan yang dipenuhi dengan teman-teman yang suportif.

Perusahaan yang baik dibangun berdasarkan pada pondasi dalam mengeksploitasi sedikit kelemahan, daripada dibangun dengan mendasarkan diri pada penguasaan untuk melakukan semuanya dengan baik



Sumber :
http://tutorialkuliah.blogspot.com/2009/09/kesalahan-kesalahan-dalam-berbisnis.html
http://ciputraentrepreneurship.com/amankan-bisnis/17546-10-kesalahan-dalam-merintis-bisnis.html
Posted by: Dedy Meliala, Berbau Bisnis Blog, Updated at: 15.44

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas kunjungan Anda, silakan berkomentar. No spam please.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...